Lahan Kritis Disulap Jadi Agro Wisata

Rendalev 2019-04-04 08:51:26 Daerah brebeskab.go.id
title=

emakin luasnya lahan kritis di desa Adisana Kecamatan Bumiayu menjadi keprihatinan bagi warga dan perangkat desa setempat. Inpirasipun datang untuk mengubahnya agar lahan tersebut bisa lebih bermanfaat maka mereka menyulap menjadi agro wisata.
“Kami menyulap lahan kritis seluas 19 hektar tersebut, menjadi taman Agro Wisata Bukit Sege Indah,” ujar Kepala Desa Adisana, saat launching Agro Wisata di desa setempat, Minggu (31/3).
Pihaknya mengelola Agro wisata tersebut dengan menggelontorkan anggaran dari Dana Desa (DD) sebesar Rp 250 juta, Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 47 juta, dan Bantuan Keuangan Pemerintah Kabupaten Brebes sebesar Rp 50 juta.
Dikatakannya, Destinasi yang ditawarkan berupa tanaman pohon Duren berbagai jenis, Merica dan tanaman sayuran lainya. Terwujudnya agro wisata ini, atas kerja sama semua pihak, terutama para kelompok tani dan warga serta pemuda desa Adisana.
“Kami yakin, Agro Wisata ini akan menjadi Destinasi unggulan di Kabupten Brebes,” ujarnya penuh yakin.
Agro Wisata Bukit Sege Indah dibuka Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH yang diwakili Penjabat Sekda Kabupaten Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Atas nama Bupati, Djoko menyambut baik dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Desa, perangkat desa, warga masyarakat dan pemuda setempat. Terutama kepada kelompok tani lahan kritis, yakni kelompok tani Duren Jaya dan Buah Mulya yang telah berhasil mengelola lahan kritis seluas 19 hektar. Sehingga menjadi salah satu destinasi wisata Kabupaten Brebes yang akan menjadi unggulan wisata agro.
Terwujudnya Agrowisata bukit sege indah, lanjut Djoko, merupakan salah satu lokasi penanganan lahan kritis dan sumber daya air berbasis masyarakat (plksda-bm) Kabupaten Brebes. Hal ini, merupakan tugas pembantuan (tp) APBN dari Kementerian Dalam Negeri kepada Pemerintah Kabupaten Brebes yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kondisi lahan dari potensial kritis menjadi kritis melalui beberapa intervensi.
Upaya kongkrit Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah (SUPD) Kemendagri atas intervensinya, telah merubah lahan yang tidak produktif menjadi lahan produktif. “Kita berharap, Kemendagri kembali memperhatikan, pengembangan kebun buah yang telah dirintis bersama yakni dengan mengalokasikan kembali APBN di desa Adisana pada tahun mendatang. Karena wujud karya nyata ini merupakan salah satu langkah strategis Pemkab Brebes untuk mengurangi angka kemiskinan,” tandasnya.
Direktur SUPD Kementrian Dalam Negeri Drs Nyoto Suwigno MM beserta jajaran, Pj Sekda Brebes Djoko Gunawan, Staf Ahli Bupati Brebes, Kepala Baperlitbangda Dr Angkatno,. para kepala SKPD, Camat, Kepala Desa dan pengunjung melakukan penijauan lokasi kebun durian di sekitar Agro Wisata Bukit Sege Indah. Sebelumnya, mereka mengikuti jalan sehat. (AA. Wsd)